Tag: PEMPROV SULSEL

  • Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat

    Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat

    Makassar, Inilah.co.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman terus mendorong budaya hidup sehat dan peduli lingkungan melalui Anti Malas Gerak (Anti Mager) dan gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) bersama masyarakat dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel.

    Kegiatan ini diawali dengan melakukan Jalan Sehat Anti Mager yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel dalam memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Minggu (8/2/2026).

    Andi Sudirman mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Selatan untuk memasyarakatkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik sederhana, kebersihan lingkungan, serta kepedulian terhadap alam.

    “Ayo seluruh warga kami tercinta, mari memasyarakatkan pola hidup sehat dengan jalan sehat anti mager, bersih-bersih dan tanam pohon,” ujar Andi Sudirman.

    Selain jalan sehat, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Program ini menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulsel terhadap Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya di bidang kesehatan.

    Usai kegiatan jalan sehat, Andi Sudirman bersama jajaran OPD melanjutkan agenda korve atau kerja bakti bersih-bersih dan penanaman sejumlah bibit pohon tabebuya di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Kota Makassar. (*)

  • Pengerjaan Jalan Provinsi Dimulai dari Hertasning, Gubernur Sulsel: Mari Doakan Berjalan Lancar

    Pengerjaan Jalan Provinsi Dimulai dari Hertasning, Gubernur Sulsel: Mari Doakan Berjalan Lancar

    MALUMAT.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama Penanganan Preservasi Jalan Paket 1 melalui skema Multi Years Contract (MYC) Tahun Anggaran 2025-2027, di Jalan Lenjen Hertasning, Kota Makassar, Rabu (17/12/2025).

    Peresmian proyek jalan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kualitas dan kemantapan infrastruktur jalan di berbagai wilayah.

    “Alhamdulillah hari ini kami melakukan groundbreaking Penanganan Preservasi Jalan Paket 1 melalui skema Multi Years Contract (MYC) 2025-2027 dengan nilai kurang lebih Rp430 miliar yang dimulai dari Jalan Hertasning, Kota Makassar,” ujarnya.

    Andi Sudirman mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan anggaran infrastruktur jalan sebesar Rp2,5 triliun selama periode 2025-2027 yang terbagi dalam enam paket pekerjaan Multi Years Project (MYP), disertai dengan pelaksanaan pekerjaan melalui skema Single Years Contract (SYC) setiap tahunnya.

    “Proyek pengerjaan jalan dengan total penanganan 6 paket 1000 kilometer lebih termasuk wilayah paket ini sekitar 300 kilometer yang tersebar di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Sinjai, dan Bulukumba,” ungkapnya.

    Khusus Paket 1 yang dilakukan groundbreaking pada hari ini, memiliki nilai kontrak sebesar Rp430 miliar dengan cakupan 13 ruas jalan yang tersebar di empat kabupaten/kota, yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba. Total panjang penanganan mencapai 300,24 kilometer.

    “Program ini menjadi komitmen kami sejak awal untuk meningkatkan kemantapan infrastruktur jalan di berbagai wilayah, khususnya pada jalur strategis yang menghubungkan pusat pertumbuhan ekonomi dan mobilisasi,” jelasnya.

    Gubernur Andi Sudirman menjelaskan, pelaksanaan proyek MYC ini diharapkan mampu meningkatkan kemantapan jalan provinsi, khususnya pada ruas-ruas dengan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) tinggi, kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

    Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga mengajak seluruh pihak, khususnya pemerintah kabupaten/kota, untuk bersama-sama mendukung kelancaran pelaksanaan proyek ini. Ia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD Provinsi Sulawesi Selatan serta seluruh pemangku kepentingan yang telah berperan dalam terwujudnya paket pekerjaan MYC tersebut.

    Gubernur Sulsel berharap agar seluruh rangkaian pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas dalam bentuk konektivitas wilayah yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan ekonomi.

    “Kami berharap ini berjalan dengan lancar, tepat waktu dan dirasakan langsung manfaat nyata oleh masyarakat,” pungkas Andi Sudirman.

    Adapun ruas jalan yang ditangani dalam Paket 1 MYC ini meliputi:
    • Jalan Hertasning (1,80 km) dan Jalan Aroepala (1,80 km) di Kota Makassar

    • Jalan Tun Abdul Razak (3,68 km), Jalan HM Yasin Limpo (7,85 km), Burung-burung-Bili-bili (6,95 km), Sungguminasa-Malino (61,40 km), serta Malino-Batas Sinjai (37,60 km) di Kabupaten Gowa

    • Ruas Batas Gowa-Tondong (49,82 km), Botolempangan-Batubelerang–Batas (24,30 km), dan Batas Bulukumba–Sinjai (21,78 km) di Kabupaten Sinjai

    • Ruas Batas Sinjai-Palampang (15,86 km), Tanete-Tanaberu (56,88 km), serta Kalimporo-Sumalaya-Batas Sinjai (10,52 km) di Kabupaten Bulukumba.(*)

  • Gubernur Sulsel: Alhamdulillah, RSUD Aceh Tamiang Kembali Aktif Berkat Kolaborasi Tim Medis dan Relawan

    Gubernur Sulsel: Alhamdulillah, RSUD Aceh Tamiang Kembali Aktif Berkat Kolaborasi Tim Medis dan Relawan

    MALUMAT.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan Tim Medis Pemprov Sulsel bersama tenaga kesehatan kabupaten/kota, Relawan Andalan Peduli, serta unsur TNI berhasil mengaktifkan kembali operasional RSUD Kabupaten Aceh Tamiang yang sempat tidak berfungsi akibat banjir dan lumpur.

    Menurut Andi Sudirman, pengaktifan kembali RSUD Aceh Tamiang dilakukan melalui langkah cepat dan terkoordinasi, mulai dari pembersihan lumpur, penataan ulang ruang pelayanan, hingga memastikan kesiapan alat kesehatan dan tenaga medis.

    Hal ini menurut Andi Sudirman, agar layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh dapat segera kembali berjalan.

    “Alhamdulillah warga kembali berbondong bondong ke RS untuk melakukan pemeriksaan hingga intervensi operasi dalam kendali Tim Kesehatan Sulsel bersama Tim Lokal RSUD Aceh Tamiang,” ujar Andi Sudirman, Minggu, 14 Desember 2025.

    Ia menjelaskan, seluruh layanan kesehatan saat ini berada dalam kendali Tim Kesehatan Provinsi Sulsel yang bersinergi dengan Tim Lokal RSUD Aceh Tamiang.

    Para dokter spesialis, dokter umum, perawat, serta tenaga kesehatan lainnya bekerja secara maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Gubernur Sulsel juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Tim Medis Pemprov Sulsel, Relawan Andalan Peduli, serta dukungan TNI yang turut membantu proses pemulihan pasca-bencana.

    “Semangat Tim Kesehatan para dokter spesialis, nakes dan relawan andalan peduli,” pungkas Andi Sudirman. (*)

  • Gubernur Sulsel Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

    Gubernur Sulsel Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

    MALUMAT.ID, ACEH – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memimpin langsung penyaluran bantuan kepada korban banjir di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis, 11 Desember 2024.

    Bersama Tim Pemprov Sulsel dan didampingi unsur Forkopimda terkait, Andi Sudirman berangkat menuju lokasi untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak.

    “Bismillah, kami bersama Tim Pemprov Sulsel dan 100 tenaga kesehatan, terdiri dari 23 spesialis, 77 tenaga medis, serta membawa setengah ton obat-obatan dan beberapa kendaraan logistik, siap untuk membantu masyarakat Aceh Tamiang,” ujar Andi Sudirman.

    Tim yang diberangkatkan juga membawa peralatan dan perlengkapan logistik lengkap, termasuk genset untuk pasokan listrik, dapur umum, serta posko medis untuk pelayanan kesehatan.

    Sebelum keberangkatan, seluruh tim melakukan penyortiran logistik dan briefing teknis agar seluruh bantuan dapat disalurkan dengan tepat sasaran.

    Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan yang cepat, tepat, dan berkesinambungan.

    “Tim akan mendirikan 14 posko lengkap listrik genset, dapur umum, pokja medis dan obat,” tambah Andi Sudirman.

    Bantuan yang diberikan oleh Pemprov Sulsel diharapkan dapat meringankan penderitaan masyarakat Aceh Tamiang yang tengah menghadapi bencana alam, serta memberikan dukungan medis yang sangat dibutuhkan selama masa tanggap darurat.(*)

  • Gubernur Sulsel Lepas 100 Nakes dan Tambahan Rp1 Miliar untuk Bantu Penanganan Bencana di Aceh Tamiang

    Gubernur Sulsel Lepas 100 Nakes dan Tambahan Rp1 Miliar untuk Bantu Penanganan Bencana di Aceh Tamiang

    MALUMAT.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, resmi melepas 100 orang tenaga kesehatan untuk diperbantukan dalam penanganan bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Senin, 8 Desember 2025.

    Selain tim medis, Pemprov Sulsel juga mengalokasikan tambahan biaya operasional sebesar Rp1 miliar yang difokuskan untuk pengadaan obat-obatan serta kebutuhan logistik kesehatan lainnya.

    Pelepasan ini berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel dan menjadi bentuk nyata kepedulian Sulsel terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di wilayah paling parah di Provinsi Aceh.

    Tambahan personel kesehatan ini dikirim sebagai tindaklanjut dari surat resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang kepada Pemprov Sulsel, yang meminta dukungan tenaga medis akibat tingginya kebutuhan layanan kesehatan pasca-bencana.

    Tim kesehatan yang diberangkatkan terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, dan apoteker yang berasal dari beberapa kabupaten/kota serta dari jajaran tenaga kesehatan Pemprov Sulsel.

    Andi Sudirman mengatakan penguatan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak menjadi prioritas utama. Tim ini akan bertugas memberikan pelayanan medis secara langsung, memastikan ketersediaan obat-obatan, dan membantu pemulihan kesehatan masyarakat di daerah yang terdampak paling berat.

    “Mereka akan bertugas memberikan pelayanan medis, memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat terpenuhi, dan memperkuat upaya kemanusiaan di daerah tersebut. Semoga seluruh tim diberi kemudahan dan keselamatan dalam menjalankan tugas,” terang Andi Sudirman.

    Pelepasan ini menjadi langkah cepat Pemprov Sulsel dalam merespons bencana lintas daerah serta wujud solidaritas antar-provinsi. Hingga saat ini, Tim Medis dan kedaruratan dari Pemprov Sulsel juga masih terus bergerak membantu warga yang terdampak bencana, baik di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. (*)